Saturday, July 25, 2009

Pantangan dan Pikiran

Ada seorang murid shaolin sedang berjalan di hutan dengan seorang
gurunya. Di tengah perjalanan, ada seorang wanita cantik yang hendak
meneyeberang sungai yang cukup dalam, namun takut karena tidak bisa
berenang dan takut tenggelam. Sang guru lalu menawarkan diri untuk
menggendong wanita tsb menyeberangi sungai. Lalu mereka menyeberangi
sungai dengan muridnya mengikuti di belakang mereka.
Sang murid berkata dalam hati, "Guru yg begitu saya kagumi, ternyata
masih suka wanita. Ia melanggar pantangan shaolin, huhh.."
Sesampai di seberang sungai, sang guru menurunkan wanita itu, lalu ia
dan muridnya melanjutkan perjalanan, seolah tak ada apa-apa. Setelah
beberapa jam berlalu, sang guru tetap bertingkah seolah-olah tak
terjadi apa-apa, ia tak menjelaskan apapun pada muridnya perihal
kejadian tadi. Sang murid yang sepanjang perjalanan masih memikirkan
hal tsb, akhirnya tidak tahan dan berkata pada gurunya, "Guru, aku
sangat menghormati engkau. Karena kau adalah panutanku. Namun kenapa
engkau melanggar pantangan shaolin di depan mataku?"
Sang guru hanya tersenyum "Apa maksudmu? Aku tidak melanggar pantangan apapun."
Sang murid makin emosi melihat gurunya bersikap seperti tak bersalah,
"Engkau tadi menggendong wanita cantik itu ke seberang sungai kan?
Itukan melanggar pantangan!"
Sang guru tertawa terbahak-bahak dan berkata, "Di mataku ia bukan
wanita cantik. Aku memandang dia sebagai seorang yg butuh pertolongan,
lalu aku menolongnya. Lagipula aku hanya menggendongnya sampai
seberang sungai, hanya beberapa menit. Namun kau membawanya dalam
pikiranmu berjam-jam. Lalu siapa sebenarnya yang melanggar pantangan?"
Sang murid pun memahami dan meminta maaf kepada gurunya.

Teman-teman, kadangkala kita memandang segala masalah hidup sebagai
sesuatu yg teramat berat. Semakin kita pikirkan masalah itu akan
semakin berat. Cobalah kita mengangkat sebilah besi, 1/2 jam mungkin
tidak terasa berat, tapi bagaimana kalau 1/2 hari? Apakah masih terasa
tidak berat?
Pernahkah Anda berpikir, bahwa sebenarnya masalah utama ada di pikiran
Anda, dan di cara Anda berpikir? Seperti kisah di atas..

--
Best Regards,

LIM ALBERT
Life Surfer...
http://limalbert.blogspot.com

No comments:

Post a Comment

Sori,, just comment, dilarang beriklan yah :)