Friday, July 31, 2009

Saya, Orangtua Saya, Kehidupan

Saya barusan menyadari, bahwa kecenderungan emosi kemarahan bukan
hanya saya yang punya. Kakak lelaki saya dan kakak wanita saya
keduanya sangat sering marah kalau menghadapi tingkah laku
anak-anaknya yang bandel. Melihat mereka marah, seperti melihat cermin
wajah saya..
Hanya kedua orangtua saya saja yang sabar, terlalu sabar malah,
menghadapi kami ketiga anaknya, dan dua orang cucu nya..
Saya ingin belajar dari mereka, belajar bagaimana menghadapi
kehidupan, belajar bagaimana bersikap, belajar bagaimana bisa berumah
tangga dengan tingkat pertengkaran yg sangat minim.. Belajar,
bagaimana tetap bahagia dalam kesederhanaan.. Bagaimana tetap tabah
dan tak mengeluh walaupun sedang dilanda penyakit.. Mereka tak pernah
membiarkan kami tau, bahwa mereka sedang menderita karena suatu hal,
mereka tak mau membuat kami kuatir.. Mereka orangtua kami..
Saya bangga memiliki mereka, dibesarkan mereka, hidup dari kelembutan
tangan-tangan mereka..
Saya merasa terlalu cengeng. Dilanda sedikit penyakit saya mengerang,
dilanda sedikit derita saya menjerit, dilanda sedikit hinaan saya
memaki, dilanda kenyataan hidup saya tak berdaya..
Saya mau bangkit, saya tak mau jadi orang cengeng terus. Saya tak mau
jadi orang emosional.
Saya mau jadi orang bijak, seperti kedua orangtua saya..

--
Best Regards,

LIM ALBERT
Life Surfer...
http://limalbert.blogspot.com

No comments:

Post a Comment

Sori,, just comment, dilarang beriklan yah :)