Monday, August 3, 2009

Badai Perubahan, Badai Kefanaan

Waktu cepat sekali berlalu.. Pagi ini saya membuka pikiran, hanya
sekejap, saya merasakan kefanaan..
Bahwasannya, pengalaman-pengalaman hidup selama hampir 8 tahun di
Jakarta, bagaikan mimpi-mimpi yg membentuk rangkaian kisah..
Kuliah, berteman dan berakrab dengan teman-teman, bercinta beberapa
kali, menangis, putus asa, kecewa, memulai bisnis dan gagal
berpuluh-puluh kali...
Hingga pada penghujung penggalan kisah, menyisakan jejak, menyisakan
kebanggaan, bahwa saya pada akhirnya bisa hidup dengan cukup layak di
Jakarta untuk bocah seumuran saya, hehehe...
Juga meninggalkan sejuta kenangan indah, bahwa saya pernah memiliki
sahabat-sahabat terbaik, mengalami banyak kisah dengan mereka, tawa
dan tangis bersama... Lucu mengingat kebersamaan kami, saat kami
bermusuhan, bercanda, saling membenci, saling curhat, haha...
Tapi kembali, saya sekejap menyadari itu semua, sebagai KEFANAAN
semata, sebagai mimpi-mimpi yg sudah berakhir.. Kini saya terbangun,
kembali ke kehidupan saya, di sini, di kampung halaman saya. Meniti
masa depan, nikmati canda dan tangis bersama keluarga, bersama calon
istri saya..
Hmmm.. Terkadang sakit menghadapi perubahan, tapi hidup juga tidak
enak kalau begitu-begitu saja.. Ada kalanya kita perlu merasakan asam
dan manis, agar tahu bersyukur, agar tahu menghargai yang kita
miliki..
Semoga, kita tetap tersenyum dihantam badai perubahan, badai kefanaan.
Semoga, semua makhluk berbahagia.. :)

--
Best Regards,

LIM ALBERT
Life Surfer...
http://limalbert.blogspot.com

No comments:

Post a Comment

Sori,, just comment, dilarang beriklan yah :)