Tuesday, March 12, 2013

Kebaikan itu KEREN!

Siapa pun yang tidak menggunakan kelebihannya untuk kebaikan, akan diberikan krisis yang akan memaksanya berlaku baik kepada orang lain.

Perhatikanlah,

Mereka yang bicaranya kasar dan santai menyakiti hati orang lain, hidupnya banyak masalah dan/atau rezekinya sulit.

Jika dia banyak uang dan harta, keluarganya berantakan, dan hartanya menjadi sumber dari masalah dan fitnah.

Perhatikanlah juga,...

Orang-orang yang hidupnya bersahaja, tetapi ramah dan santun dalam berbicara dan berhubungan dengan orang lain – mungkin tidak berkelimpahan dengan uang dan harta, tetapi hatinya damai, keluarganya rukun, dan dihormati karena kejujuran dan kedekatannya kepada Tuhan.

Kebaikan hati adalah kekayaan yang kemewahannya tembus dari dunia sampai ke akhirat.

Mobil yang paling mewah, harganya turun setelah dipakai sehari, dan jadi kuno setelah model baru keluar.

Kebaikan tidak pernah kuno, walaupun sudah ada sebelum Nabi Adam, dan akan tetap keren sampai kapan pun.

Kebaikan memang lebih keren.

Mario Teguh – Loving you all as always
 


by Lim Albert
Life Surfer..
Sumber: MT Facebook

Saturday, April 14, 2012

Kisah Harimau dan Prajurit

Alkisah, di sebuah kerajaan, sang raja mempunyai kegemaran yang tidak lazim, yakni mengukur kekuatan prajuritnya dengan cara mengadu mereka di arena aduan dengan binatang buas. Banyak tentara yang mati sia-sia karena kesenangan yang mengerikan dari raja mereka. Tetapi, tidak ada seorang pun yang berani menentangnya. Karena, menentang perintah raja berarti mati! 
Suatu ketika, hari aduan kembali tiba. Telah disiapkan prajurit dan hewan buas. Dari kejauhan, terdengar suara raungan marah dan lapar seekor harimau, sehingga membuat siapa pun yang mendengar menjadi ciut nyalinya, apalagi prajurit yang akan diadu. 
Setelah sang raja duduk di tempatnya, seorang prajurit pun melangkah memasuki arena aduan dengan kepasrahan sembari berdoa, siapa tahu keberuntungan memihaknya hingga tak perlu meregang nyawa. Tak berapa lama, pintu kandang harimau pun dibuka. Segera si harimau mengaum sambil melangkahkan kakinya masuk ke arena dengan sikap waspada.
Beberapa saat, aroma ketegangan pun menghiasi suasana. Si prajurit segera menyiapkan diri untuk mempertahankan diri dari serangan harimau. Namun, sebuah keanehan terjadi. Harimau yang terlihat ganas bukannya segera menyerang dan siap memakan mangsanya, tetapi dia malah berputar mengendus-endus mengitari si prajurit tanpa menunjukkan sikap bermusuhan sama sekali.
Anehnya lagi, harimau justru berusaha mendekat ke prajurit yang tadi sudah siap melawan harimau. Prajurit makin terheran dengan tindakan harimau yang lantas menjulurkan lidahnya dan menjilat kaki si prajurit tanpa bermaksud menyakiti sedikit pun. Arena aduan pun menjadi heboh.
Raja segera memerintahkan membawa si prajurit ke hadapannya. "Hai prajurit! Apa yang telah kamu lakukan kepada harimau kelaparan itu sehingga dia tidak melahapmu, malah seakan dia tunduk dan menghormatimu? Ilmu apa gerangan yang kamu pakai? Segera beritahu rajamu ini," perintah sang raja.
"Ampun baginda. Hamba juga tidak mengerti apa yang terjadi. Hamba hanya pasrah sembari bersiap menghadapi kemungkinan terburuk yang terjadi. Tetapi, setelah melihat harimau yang tiba-tiba mendekati tanpa terlihat ingin menyerang, hamba juga segera menghentikan niat hamba mempertahankan diri.
Saat itu, kemudian hamba teringat sebuah peristiwa. Dahulu sekali, hamba pernah menyelamatkan dan mengobati seekor harimau kecil yang sedang diburu dan terluka. Dan sangat mungkin, harimau kecil itu adalah harimau yang sama yang ada di arena tadi. Kebaikan masa lalu yang telah hamba perbuat dan tidak pernah hamba ingat, ternyata telah menyelamatkan hidup hamba hari ini."
Pembaca yang luar biasa,
Kisah di atas adalah gambaran nyata dari pepatah "kita menuai apa yang kita tanam." Dan, meski cerita tadi sulit dipercaya, tetapi peristiwa semacam itu bisa terjadi di kehidupan nyata. Semua hal tersebut berhubungan dengan hukum universal tentang sebab-akibat. Walaupun kita lupa pernah berbuat baik kepada orang lain, tapi hukum Tuhan tidak pernah lupa. Pada saatnya kelak, kita pasti akan menerima kebaikan-kebaikan yang sepadan, bahkan melebihi apa yang pernah kita lakukan.
Begitu juga sebaliknya. Kita boleh saja lupa pernah berbuat jahat pada orang lain. Namun, bila saatnya telah tiba, kita pasti akan menerima ganjaran yang setimpal dengan perbuatan kita. Hal tersebut sejalan dengan keyakinan dan ajaran yang harus kita praktikkan, yaitu menjauhkan diri dari berbuat kejahatan yang merugikan orang lain dan selalu berbuat baik dan membantu sesama makhluk.
Untuk itu, mari terus menanamkan benih kebaikan di setiap kesempatan yang ada, baik pada lingkungan terdekat kita maupun pada sesama. Niscaya, kita akan mampu menjalani hidup dengan penuh kedamaian, kebahagiaan, dan keharmonisan.

by Lim Albert
Life Surfer..

Sumber: AndrieWongso.com

Saturday, February 18, 2012

ADA LUCUNYA DAN SEKALIGUS MIRIS

 Ini tulisan Pak Mario Teguh yang lucu tapi nyentil sekali:
WARNING
Tulisan ini bukan fatwa, karena ADA LUCUNYA DAN SEKALIGUS MIRIS, tapi yang sebaiknya diperhatikan dengan baik.

Anak miskin yang akan jadi orang kaya, bersikap:

"Selama bisa pinjam, jangan beli."

Anak kaya yang akan jadi miskin, bersikap:

"Padahal bisa pinjam, tetap beli."

Siapa pun akan pasti miskin, jika berbelanja karena takut kelihatan miskin.

Dan yang akan lama miskin adalah orang yang suka membeli yang tidak dibutuhkannya dengan uang hutang.

Tidak ada orang sukses yang mengatakan dunia ini tidak adil.

Orang yang banyak masalah, harus menghibur diri menyalahkan orang lain dan ketidak-adilan dunia.

Dan nggak fair-nya, saya yang lagi diem-diem istirahat setelah menyemangati jutaan sahabat untuk tetap bersikap baik dan memelihara kedekatan dengan Tuhan, eh! ... bisa-bisanya dia bilang:

"Hidup ini tak semudah kata-kata Mario Teguh!"

Lho? salahku ini di mana?

Orang mau mbantu, khoq malah diprotes. Ah ... geje nih orang!

Stay super!

Mario Teguh - Loving you as always
Sumber: Mario Teguh FB

by Lim Albert
Life Surfer..

Thursday, September 15, 2011

Bersyukur

Setelah lelah memeras otak untuk memenangkan persaingan dagang,
menguras emosi untuk mengatakan kata-kata tak berguna,
memendam segenap kecamuk pada keluarga,
seorang bapak datang menyapa, aku tau sekali bapak itu, orang yang gagal dalam usaha, terlilit hutang beberapa ratus juta rupiah, kabur, dan kembali lagi ke kota ini untuk merintis kembali usahanya. Kabarnya ada temannya yang berbaik hati meminjamkan modal untuknya memulai usaha lagi..
Ia menyalami saya, menyalami teman saya, dan berkata, "Apa Kabar?"
Lalu ia berkata kepada kami, dan tentunya kepada dirinya sendiri:
"Pasang surut kehidupan itu hal yang biasa,
yang tersulit untuk dilakukan manusia adalah BERSYUKUR..."

Saya terhenyak, seperti ada sentilan halus dalam hati. Butuh waktu satu malam untukku mencerna kata-kata itu.. Saat ini, saya tersenyum, sambil berucap dalam hati, "Terima Kasih TUHAN, segala syukur terdalam kuucapkan kepadaMU, karena keluarga yang lengkap dan penuh kasih sayang, karena kesehatan dan umur yang KAU beri kepada kami, karena rejeki yang terus kau lancarkan setiap hari. Tiada kata yang bisa kuucap lagi, selain Terima Kasih kepadaMU..."

by Lim Albert
Life Surfer..

Wednesday, September 7, 2011

Mengais Celah

Ketika kenyataan memberikan tantangan,
Sambil meludah memberikan cercaan,
Kuterima sebagai cambuk yang mendorongku lebih keras lagi.
Aku adalah orang yang sedang mengais di celah dunia,
Melenggak ke kanan dan ke kiri tanpa tau arah pasti,
Kadang terantuk batu jalanan,
Kadang tertusuk paku tajam,
Kadang terjatuh,
Namun aku tetap bangun, menghapus luka, dan berjalan lagi.
Aku takkan menyesali apapun.
Aku adalah pejalan kaki yang lamban,
Tapi aku takkan pernah berjalan mundur.

by Lim Albert
Life Surfer..

Thursday, September 1, 2011

Selamat Merayakan Kemenangan

Saya sekeluarga mengucapkan Selamat Merayakan Kemenangan, IDUL FITRI 1432 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin 

by Lim Albert
Life Surfer..

Thursday, July 7, 2011

Kutipan Super MT 1

Engkau yang malam ini terluka
oleh pengabaian, yang harapanmu ditepis
seperti perca usang,

Kesinilah.
...
Duduklah di sini bersamaku.

Jika hatimu gamang di ambang tangis,
ijinkanlah ia menangis tulus.

Sesungguhnya,
airmatamu adalah doa penghubung hatimu
yang dibisukan oleh pilunya pengabaian,
dengan perhatian Tuhan.

Wajah yang pasrah kepada Tuhan
adalah wajah yang terindah.

Tuhan akan menyelamatkanmu.

Aamiin
Sumber: Mario Teguh Facebook

by Lim Albert
Life Surfer..