Saturday, February 18, 2012

ADA LUCUNYA DAN SEKALIGUS MIRIS

 Ini tulisan Pak Mario Teguh yang lucu tapi nyentil sekali:
WARNING
Tulisan ini bukan fatwa, karena ADA LUCUNYA DAN SEKALIGUS MIRIS, tapi yang sebaiknya diperhatikan dengan baik.

Anak miskin yang akan jadi orang kaya, bersikap:

"Selama bisa pinjam, jangan beli."

Anak kaya yang akan jadi miskin, bersikap:

"Padahal bisa pinjam, tetap beli."

Siapa pun akan pasti miskin, jika berbelanja karena takut kelihatan miskin.

Dan yang akan lama miskin adalah orang yang suka membeli yang tidak dibutuhkannya dengan uang hutang.

Tidak ada orang sukses yang mengatakan dunia ini tidak adil.

Orang yang banyak masalah, harus menghibur diri menyalahkan orang lain dan ketidak-adilan dunia.

Dan nggak fair-nya, saya yang lagi diem-diem istirahat setelah menyemangati jutaan sahabat untuk tetap bersikap baik dan memelihara kedekatan dengan Tuhan, eh! ... bisa-bisanya dia bilang:

"Hidup ini tak semudah kata-kata Mario Teguh!"

Lho? salahku ini di mana?

Orang mau mbantu, khoq malah diprotes. Ah ... geje nih orang!

Stay super!

Mario Teguh - Loving you as always
Sumber: Mario Teguh FB

by Lim Albert
Life Surfer..

Thursday, September 15, 2011

Bersyukur

Setelah lelah memeras otak untuk memenangkan persaingan dagang,
menguras emosi untuk mengatakan kata-kata tak berguna,
memendam segenap kecamuk pada keluarga,
seorang bapak datang menyapa, aku tau sekali bapak itu, orang yang gagal dalam usaha, terlilit hutang beberapa ratus juta rupiah, kabur, dan kembali lagi ke kota ini untuk merintis kembali usahanya. Kabarnya ada temannya yang berbaik hati meminjamkan modal untuknya memulai usaha lagi..
Ia menyalami saya, menyalami teman saya, dan berkata, "Apa Kabar?"
Lalu ia berkata kepada kami, dan tentunya kepada dirinya sendiri:
"Pasang surut kehidupan itu hal yang biasa,
yang tersulit untuk dilakukan manusia adalah BERSYUKUR..."

Saya terhenyak, seperti ada sentilan halus dalam hati. Butuh waktu satu malam untukku mencerna kata-kata itu.. Saat ini, saya tersenyum, sambil berucap dalam hati, "Terima Kasih TUHAN, segala syukur terdalam kuucapkan kepadaMU, karena keluarga yang lengkap dan penuh kasih sayang, karena kesehatan dan umur yang KAU beri kepada kami, karena rejeki yang terus kau lancarkan setiap hari. Tiada kata yang bisa kuucap lagi, selain Terima Kasih kepadaMU..."

by Lim Albert
Life Surfer..

Wednesday, September 7, 2011

Mengais Celah

Ketika kenyataan memberikan tantangan,
Sambil meludah memberikan cercaan,
Kuterima sebagai cambuk yang mendorongku lebih keras lagi.
Aku adalah orang yang sedang mengais di celah dunia,
Melenggak ke kanan dan ke kiri tanpa tau arah pasti,
Kadang terantuk batu jalanan,
Kadang tertusuk paku tajam,
Kadang terjatuh,
Namun aku tetap bangun, menghapus luka, dan berjalan lagi.
Aku takkan menyesali apapun.
Aku adalah pejalan kaki yang lamban,
Tapi aku takkan pernah berjalan mundur.

by Lim Albert
Life Surfer..

Thursday, September 1, 2011

Selamat Merayakan Kemenangan

Saya sekeluarga mengucapkan Selamat Merayakan Kemenangan, IDUL FITRI 1432 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin 

by Lim Albert
Life Surfer..

Thursday, July 7, 2011

Kutipan Super MT 1

Engkau yang malam ini terluka
oleh pengabaian, yang harapanmu ditepis
seperti perca usang,

Kesinilah.
...
Duduklah di sini bersamaku.

Jika hatimu gamang di ambang tangis,
ijinkanlah ia menangis tulus.

Sesungguhnya,
airmatamu adalah doa penghubung hatimu
yang dibisukan oleh pilunya pengabaian,
dengan perhatian Tuhan.

Wajah yang pasrah kepada Tuhan
adalah wajah yang terindah.

Tuhan akan menyelamatkanmu.

Aamiin
Sumber: Mario Teguh Facebook

by Lim Albert
Life Surfer..

Friday, June 3, 2011

Be Like a Mirror - Jadilah Seperti Cermin

Penulis : Andrie Wongso
Cermin memberi seseorang perasaan percaya diri jika dandanan atau penampilannya sesuai dengan apa yang diharapkan. Melalui cermin, kita bisa melihat bagaimana diri kita, di mana kelebihan kita, di mana kekurangan kita. Perwajahan kita tak akan berubah jadi lebih baik atau lebih jelek, lebih hitam atau lebih putih, selama cermin itu berfungsi sesuai kodratnya, tidak pecah, tidak rusak, dan permukaannya rata.
Cermin adalah wujud kejujuran. Kita bisa menganggapnya sebagai alat untuk introspeksi diri tanpa khawatir disertai dengan suatu tendensi. Dalam diamnya ia bisa menunjukkan jati diri orang-orang yang berada di hadapannya seperti apa adanya. Diamnya tidaklah statis, diamnya memberi manfaat dengan kejujuran yang ditampakkannya.

Bruce Lee memberi perumpamaan itu dalam satu rangkaian kalimat, "Moving, be like water. Still, be like a mirror. Respond like an echo." Bergerak, jadilah seperti air. Diam, jadilah seperti cermin. Bereaksilah seperti suatu gaung.
 

Bercermin juga bisa diartikan sebagai sarana mengevaluasi diri. Maka, dalam kondisi diam, Bruce Lee mengukur kekuatan diri sekaligus berkaca dari kekuatan lawan. Di saat itulah, ia tahu apa yang harus dilakukan untuk mengalahkan sang lawan. Begitu juga kita. Mari jadikan saat "bercermin" untuk melihat ke dalam diri, apa saja yang bisa kita maksimalkan, apa saja yang masih bisa ditingkatkan, sehingga kita selalu punya bekal agar jadi pemenang kehidupan!

Salam sukses luar biasa!!


Sumber: AndrieWongso.com
by Lim Albert
Life Surfer..

Sunday, May 1, 2011

[SHARE] Ilmu Dagang, review ya gan!



agan-agan, ane mau coba share ilmu dagang menurut ane, didapat dari buah pemikiran ane sendiri, berdasarkan pengalaman ane berdagang (online maupun offline) selama ini.

beberapa point yang mau ane share:
1. tipe barang dagangan
ada beberapa cara memilih barang yang mau diperdagangkan secara efektif, yaitu:
- sesuaikan dengan minat kita

misal, ane sangat tertarik dengan dunia elektronika, utak atik tivi, dvd player, dll, maka barang jenis ini layak untuk diperdagangkan, karena pasti ane akan lebih menikmati proses mencari uang dengan menjual barang2 tsb.
- sesuaikan dengan karakteristik daerah tempat tinggal kita
jika ane tinggal di kampung yang agak pedalaman, maka tidak layak kalau ane buka showroom mobil di sana, atau butik baju2 berkelas, karena pasti peminatnya juga akan sangat sedikit. begitu pula jika ane tinggal di kota besar, gak akan banyak peminat kalau ane jualan gerabah dari tanah liat, atau aneka caping yang biasa dipakai petani.
- sesuaikan dengan modal kita
intinya, modal besar --> carilah barang dagangan yang cepat terjual (fast moving) meskipun margin nya sedikit
modal kecil --> carilah barang dagangan yang margin nya besar sekalipun lama terjual (slow moving)
penjabaran tentang ini akan dibahas lebih detil di bawah

2. membaca kekuatan modal
point kedua ini akan sekaligus menjelaskan tentang "sesuaikan barang dagangan dengan modal kita"
misal ane punya modal 10juta, dan ane dagang barang2 sembako yang keuntungan rata2 per pcs nya 3%.
barang sembako adalah barang yang fast moving, jadi barang-barang ane cepat habis dan cepat masuk stok, lalu habis lagi, dst..
agar lebih mudah, begini ilustrasinya:
10jt -- hari ke-3 barang habis, untung 3%, modal jadi 10,3jt
10,3jt -- hari ke-6 barang habis, untung 3%, modal jadi 10,6jt
10,6jt -- hari ke-9 barang habis, untung 3%, modal jadi 10,9jt
dst..
sampai pada hari ke-30 (1 bulan) barang habis, modal menjadi 13,43jt

sekarang misal ane punya modal 10jt, dan ane dagang baju (eceran pastinya), yang keuntungan mencapai 30% per pcs, tapi slow moving
10jt -- hari ke-7 barang habis, untung 30%, modal jadi 13jt
13jt -- hari ke-14 barang habis, untung 30%, modal jadi 16,9jt
16,9jt -- hari ke-21 barang habis, untung 30%, modal jadi 21,9jt
21,9jt -- hari ke-28 barang (1 bulan) habis, untung 30%, modal jadi 28,5jt

nah berarti bisa disimpulkan, modal kecil harus jualan barang yang margin nya besar, sekalipun barang tsb slow moving.

nah, sekarang, misal ane punya modal 100jt, ane jualan sembako. jika disamakan dengan ilustrasi di atas, maka pada hari ke-30 (1 bulan) barang habis, modal menjadi 130,43jt

sedangkan kalo ane bisnis baju (eceran), gak akan sesuai dengan ilustrasi sebelumnya. mengapa? karena bisnis baju eceran slow moving, dan jika kita stok barang hingga senilai 100juta, bisa dipastikan barang tidak akan cepat habis terjual. jika mau cepat habis terjual, maka harus jual grosir yang margin nya mungkin berkisar 5-10% saja, dan tetap saja tidak berputar secepat jual sembako.

jadi kesimpulannya, modal besar harus jualan barang yang fast moving, sekalipun marginnya kecil


3. jangan terlalu manjakan pelanggan!

pepatah lama bilang, "pelanggan adalah raja"
tapi ane berani bilang, "tidak semua pelanggan adalah raja"
kenapa? karena tidak semua pelanggan loyal terhadap kita!
kita semua adalah pelanggan, pelanggan warung tetangga, pelanggan operator selular, pelanggan tukang sayur, pelanggan angkot, dll
sekarang, misal ada tukang sayur baru yang jual lebih murah dari tukang sayur langganan kita, apakah kita tidak tertarik untuk pindah langganan? belum lagi jika tukang sayur tsb lebih lengkap dagangannya, bisa diutang lagi
begitu pun kita, dalam berdagang, akan banyak kejadian pelanggan yang suka berpindah-pindah. sekalipun kita servis dia dengan nilai plus, berupa diskon, atau layanan yang ramah, bahkan hutang, tapi tidak akan ada pelanggan yang 100% loyal terhadap anda!
misal ane jualan sembako, ane jual minyak goreng murah, tapi di sebelah ane ada warung yang jual terigu murah, maka bisa saja terjadi, pelanggan ane hanya beli minyak goreng ke ane (hutang lagi) tapi diam2 beli terigu ke warung sebelah, sekalipun ane sudah mati2an menjaga dia supaya belanja hanya ke tempat ane (biasanya diikat dengan memberi hutang ke pelanggan tsb). besoknya, ane turunin harga terigu ane, eh pelanggan tsb tetep aja belanja ke sebelah, karena timbangannya lebih "anget" di sana. besoknya lagi timbangan terigu ane "angetin", dia teteppp aja belanja ke sebelah, karena ternyata dia suka sama pedagang nya yang guanteng


segini dulu aja sharing dari ane gan, kalo ada yang mau nambahin, atau mau merespons, mengkritik, dsb, monggo aja gan   


Sumber: kaskus.us

Lim Albert
Life Surfer...